kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Bujet penanganan corona Rp 677,2 triliun, Banggar DPR minta pemerintah-BI bagi beban


Rabu, 03 Juni 2020 / 17:41 WIB
ILUSTRASI. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR periode 2019-2024 dari Fraksi PDI Perjuangan Said Abdullah


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Khomarul Hidayat

Said menganggap, alokasi dana penanganan pandemi senilai Rp 677,2 triliun ini sudah sangat cukup. Ia berharap, revisi anggaran ini merupakan revisi terakhir dan ke depannya tidak perlu ada perubahan lagi. Apalagi, sisa tahun ini hanya tinggal enam bulan.

Untuk itu, pemanfaatan dananya harus benar-benar dimaksimalkan sebaik mungkin. Apabila penanganan pandemi ini berhasil, Said memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 bisa berada di level 4,7% dari PDB dan kemudian terus mengecil ke depannya.

"Tapi memang kuncinya ada pada pengelolaan dana senilai Rp 677,2 triliun itu. Dana ini juga bagian dari kompromi antara penanganan wabah dan pemulihan ekonomi, jadi jangan sampai pemerintah gagal pada titik itu," kata Said.

Baca Juga: Begini rincian penggunaan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp 677,2 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×