kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPS sebut sebanyak 3,87 juta penduduk telah ikut survei penduduk online


Kamis, 27 Februari 2020 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. BPS sebut sebanyak 3,87 juta penduduk telah ikut survei penduduk online


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Hanya saja, Romzi juga mengaku bahwa saat ini SPO masih mendapatkan kendala. Pertama, terkait membangun kepercayaan publik. Menurutnya ini masih menjadi tantangan karena masih ada masyarakat yang masih tidak percaya terhadap online form.

Kedua, adalah tentang menyusun pertanyaan. Ini disebabkan oleh masyarakat Indonesia yang beragam sehingga BPS memerlukan proses panjang untuk menyusun pertanyaan agar tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda.

Baca Juga: Jalan lima hari, sensus penduduk 2020 secara online BPS baru mencatat 2,4 juta jiwa

"Jadi kami juga harus memikirkan sistem yang one size fits all dengan karakteristik masyarakat yang beragam tersebut," jelasnya.

SPO ini dilaksanakan pada tanggal 15 Februari - 31 Maret 2020. Proses sensus secara mandiri ini disebut hanya membutuhkan waktu pengisian sekitar 5 menit untuk tiap penduduk sehingga tidak begitu memakan banyak waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×