kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

BPS: Harga Beras Jadi Pemicu Utama Kenaikan Inflasi Mei 2026


Selasa, 02 Juni 2026 / 14:50 WIB
BPS: Harga Beras Jadi Pemicu Utama Kenaikan Inflasi Mei 2026
ILUSTRASI. BPS mencatat komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar baik secara bulanan maupun tahunan. (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kenaikan harga beras menjadi salah satu faktor utama yang mendorong inflasi pada Mei 2026 yang sebesar 0,28% secara bulanan (month to month/mtm) dan 3,08% secara tahunan (year on year/yoy).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas pangan pokok tersebut menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar baik secara bulanan maupun tahunan.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini menyampaikan, kelompok kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar pada Mei 2026 dengan tingkat inflasi sebesar 0,39% dan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,12%.

Baca Juga: Indonesia dan Qatar Jajaki Perjanjian Kerja Sama Pertahanan

Beberapa komoditas yang menjadi pendorong utama inflasi pada kelompok tersebut antara lain cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, dan beras.

Meski andil inflasi beras secara bulanan tercatat sebesar 0,02%, komoditas ini menjadi salah satu faktor yang konsisten mendorong kenaikan harga pangan dalam beberapa bulan terakhir.

"Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau di antaranya adalah cabai merah, minyak goreng, bawang merah, tomat, dan beras," jelas Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026)

Beras juga tercatat sebagai salah satu komoditas utama penyumbang inflasi pada komponen harga bergejolak (volatile food). Pada Mei 2026, komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,22% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,04%.

Selain beras, komoditas lain yang mendorong inflasi pada kelompok harga bergejolak adalah cabai merah, bawang merah, tomat, dan sawi hijau.

Baca Juga: Pleidoi Nadiem, Investor Mulai Khawatir dan Pertanyakan Kepastian Hukum RI

Tidak hanya pada secara bulanan, beras juga menjadi salah satu penyumbang utama inflasi secara tahunan. BPS mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan Mei 2026, yakni sebesar 1,43%.

Pada kelompok tersebut, komoditas yang dominan menyumbang inflasi tahunan antara lain ikan segar dan beras.

BPS mencatat beras menjadi salah satu komoditas yang konsisten memberikan tekanan terhadap inflasi baik dalam perhitungan bulanan maupun tahunan. Pada kelompok makanan dan komponen harga bergejolak, kenaikan harga beras menjadi salah satu faktor utama yang menopang inflasi Mei 2026 di tengah meningkatnya harga sejumlah komoditas pangan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×