kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.620   -16,80   -0,25%
  • KOMPAS100 866   -0,88   -0,10%
  • LQ45 656   -1,17   -0,18%
  • ISSI 231   0,64   0,28%
  • IDX30 367   -0,76   -0,21%
  • IDXHIDIV20 454   -0,16   -0,04%
  • IDX80 99   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 126   0,61   0,49%
  • IDXQ30 118   -0,24   -0,21%

BPS catat inflasi April 2020 sebesar 0,08%, begini tanggapan ekonom


Senin, 04 Mei 2020 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Penjualan sayur-mayur di pasar tradisional, Tangerang Selatan, Minggu (26/4/2020). Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga 13 April 2020, jumlah debitur yang disetujui untuk dilakukan restrukturisasi oleh perusahaan pembiayaan adalah sebanyak 65.363 d


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2020 sebesar 0,08% mom. Angka ini turun tipis dari inflasi Maret 2020 yang sebesar 0,10% mom.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pergerakan inflasi ini tidak biasa. Kalau dibandingkan dengan pola-pola tahun sebelumnya, saat Ramadan inflasi meningkat. Tahun ini inflasi menjelang Ramadan justru melambat.

Baca Juga: Harga ayam broiler mulai menanjak, tapi peternak masih tuntut ini

Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana sependapat dengan BPS. Menurutnya, pola inflasi memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, terlebih menjelang bulan puasa.

"Kalau dilihat, tertahannya inflasi ini dikontribusi oleh penurunan harga transportasi udara serta tarif telepon seluler," kata Wisnu kepada Kontan.co.id, Senin (4/5)

Dengan melihat pola tersebut, Wisnu melihat bahwa inflasi di sepanjang tahun 2020 ini bisa rendah dan terkendali. Bahkan, inflasi secara keseluruhan bisa di bawah 3% yoy meski masih mengandung risiko.

Baca Juga: Ini 10 kota dengan kenaikan harga emas tertinggi




TERBARU

[X]
×