kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BPKH Rumuskan Strategi Mitigasi Risiko Jaga Keberlangsungan Pengelolaan Keuangan Haji


Rabu, 21 Februari 2024 / 23:30 WIB
BPKH Rumuskan Strategi Mitigasi Risiko Jaga Keberlangsungan Pengelolaan Keuangan Haji
ILUSTRASI. Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyelenggarakan Risk Forum 2024 dengan tema “Global and Middle East Outlook Risk and Its Impact on Investment and on Hajj Organizing” mulai 21-22 Februari 2024.

Forum ini bertujuan untuk membahas dan mengidentifikasi berbagai risiko global dan regional yang dapat memengaruhi keberlanjutan usaha BPKH dalam pengelolaan keuangan haji.

Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji Tahap 1 Diperpanjang, Cek Cara Pelunasan Biaya Haji 2024

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyatakan, Risk Forum ini merupakan ikhtiar dalam memitigasi risiko investasi di dalam dan luar negeri yang akan dilakukan BPKH.

“Diharapkan forum ini juga menjadi kontribusi BPKH dalam memitigasi risiko dalam ekosistem perhajian dan keuangan syrariah Indonesia,” ungkap Fadlul dalam keterangan resminya, Rabu (21/2)

Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira mengungkapkan Risk Forum 2024 ini merupakan salah satu upaya BPKH untuk meningkatkan pemahaman tentang risiko global dan regional, serta merumuskan strategi untuk memitigasi risiko dan memastikan keberlangsungan pengelolaan keuangan haji di masa depan.

“Dengan Risk Forum ini diharapkan dapat memberikan insights dan rekomendasi yang bermanfaat bagi BPKH, dalam menghadapi berbagai risiko global dan regional khususnya Timur Tengah,” ujar Acep.

Baca Juga: Cara Pelunasan Biaya Haji 2024, Pelunasan Biaya Haji Tahap 1 Ditutup 23/2/2024

Risk Forum 2024 menghadirkan narasumber sebagai berikut:

•          Direktur Eksekutif Bank Dunia untuk Asia Tenggara Wempi Saputra

•          Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Bagus Hendraning Kobarsyih

•          Konsul Jenderal Republik Indonesia Jeddah, Arab Saudi Yusron Bahauddin Ambary

•          Direktur Group Riset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Herman Saheruddin

•          Deputi Direktur Surveillance Industri Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bayu Dwi Kariastanto

•          Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief

•          Konsul Haji KJRI Jeddah, Arab Saudi Nasrullah Jasam

Baca Juga: Kemenag: 172.789 Jemaah Telah Lunasi Biaya Haji

Para narasumber akan memaparkan berbagai perspektif dan solusi mitigasi risiko untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait aspek Risiko Global dan Risiko di Timur Tengah serta dampaknya pada penyelenggaraan Ibadah Haji. Forum ini juga diisi dengan sesi diskusi panel dan tanya jawab interaktif.

BPKH berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan haji dengan mengedepankan prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparansi, dan akuntabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×