kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

BPJS tambah kerjasama RS di Jakarta Selatan


Selasa, 14 Oktober 2014 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Manfaat pala untuk kesehatan tubuh.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Jumlah rumah sakit di Jakarta Selatan yang memberi layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan bertambah dalam waktu dekat. 

"Sekarang ini sedang dalam tahap negosiasi dengan tiga rumah sakit di Jakarta Selatan," kata Kepala Cabang BPJS Wilayah Jakarta Selatan Beno Herman, Senin (13/10/2014).

Tiga rumah sakit yang akan menerima pasien yang memiliki kartu BPJS adalah Rumah Sakit Jakarta, Rumah Sakit Mayapada, dan Rumah Sakit Siloam. "Tahun 2015 nanti, mudah-mudahan RSUD Pasar Minggu juga sudah bisa menerima pasien BPJS," ujarnya.

Sampai saat ini, Beno menambahkan, di Jakarta Selatan baru ada sembilan rumah sakit dan dua rumah sakit hemodialisis (HD) yang melayani masyarakat berkartu BPJS, antara lain RS Fatmawati, RS Cilandak, RS Suyoto, RS Setia Mitra, Jakarta Kidney Center, RS Agung, RS Zahira, RS Sespima, RS Agung, RS Aulia, dan RS Budi Jaya.

Penambahan jumlah rumah sakit di Jakarta yang bekerja sama dengan BPJS ini bertujuan untuk memenuhi semua kebutuhan kesehatan masyarakat di Jakarta Selatan. Sampai saat ini, dari tiga juta total penduduk di wilayah Jakarta Selatan, setidaknya sudah 65 persen yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan.

"Sekitar 1,7 juta warga sudah memiliki kartu BPJS. Baik Mandiri maupun non-Mandiri," katanya. "Setiap harinya, BPJS Jakarta Selatan menerima 300-500 pendaftar baru." (Christina Andhika Setyanti)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×