kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.899   17,00   0,10%
  • IDX 9.047   14,25   0,16%
  • KOMPAS100 1.252   3,95   0,32%
  • LQ45 887   5,04   0,57%
  • ISSI 329   -0,65   -0,20%
  • IDX30 452   2,81   0,63%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 139   0,42   0,30%
  • IDXV30 147   0,53   0,36%
  • IDXQ30 145   1,13   0,79%

BP Tapera Lapor, Sejak 2010-2025 Penyaluran Dana Rumah Subsidi FLPP Rp 185,87 Triliun


Kamis, 15 Januari 2026 / 11:27 WIB
BP Tapera Lapor, Sejak 2010-2025 Penyaluran Dana Rumah Subsidi FLPP Rp 185,87 Triliun
ILUSTRASI. BP Tapera Siap Dukung Pemerintah Terkait Opsi Rumah Subsidi Kompak, Skema FLPP Tetap Berlaku (KONTAN/Nurtiandriyani.S)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat angka fantastis penyaluran dana rumah subsidi lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Sejak diluncurkan pada tahun 2010 hingga tahun 2025, total dana yang digelontorkan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki hunian sudah menembus angka Rp 185,87 triliun.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengungkapkan bahwa sepanjang 15 tahun terakhir, sebanyak 1.877.747 unit rumah subsidi telah dinikmati oleh MBR di seluruh penjuru Indonesia. Angka ini sebagai bukti dalam mengejar target backlog perumahan.

Baca Juga: BP Tapera: Realisasi FLPP Rumah Subsidi Capai 263.017 Rumah

“Telah digelontorkan dana sebanyak Rp 185,87 triliun sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam mewujudkan rumah pertama yang layak huni,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (15/1/2026).

Berdasarkan laporannya, realisasi penyaluran FLPP pada tahun 2025 tercatat tertinggi sepanjang sejarah program ini berdiri, di mana BP Tapera berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 34,64 triliun untuk 278.868 unit rumah. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 24,58 triliun untuk 200.300 unit rumah.

Jika menilik ke belakang, perjalanan FLPP sempat mengalami fluktuasi. Di mulai dengan hanya 7.959 unit di 2010, penyaluran sempat menurun drastis pada periode 2014-2017. Namun, tren positif kembali terlihat sejak 2018 dan terus menanjak tajam pasca pandemi, dengan realisasi di atas 200.000 unit per tahun sejak 2022.

Baca Juga: BP Tapera Telah Salurkan 220.251 Rumah Subsidi, Target 350.000 Unit Masih Realistis

Heru mengapresiasi kepada para pemangku kepentingan yang terlibat dalam ekosistem perumahan subsidi ini. Kesuksesan penyaluran ini melibatkan 40 bank penyalur serta 8.113 pengembang yang bernaung di bawah 22 asosiasi pengembang di 13.249 lokasi.

“1,87 juta lebih MBR bukanlah angka yang kecil. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dan dukungan yang luar biasa dari perbankan dan pengembang,” terangnya.

Ke depan, BP Tapera berkomitmen untuk terus memacu kinerja penyaluran agar semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses pembiayaan rumah murah dengan bunga flat 5% tersebut. Heru berharap sinergi lintas sektor semakin kuat guna memastikan setiap rupiah dana FLPP tepat sasaran bagi MBR yang membutuhkan rumah pertama.

Baca Juga: BP Tapera Optimistis 350.000 Rumah Subsidi Tersalurkan dalam Dua Bulan Terakhir 2025

Selanjutnya: Utang Luar Negeri Pemerintah Turun Jadi US$ 209,8 Miliar Pada November 2025

Menarik Dibaca: Promo Sultan Isra Miraj di Emado’s 8 Ayam & 10 Porsi Nasi Mandhi Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×