kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BNPT: Teroris inginkan Pemilu Indonesia gagal


Sabtu, 22 Maret 2014 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Dark chocolate, merupakan salah satu makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat stres sebab bisa membantu meredakan stres berlebih.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menganggap bahwa pada masa Pemilu kerawanan aksi terorisme meningkat.

Demikian diungkapkan Kepala BNPT Ansyad Mbai saat ditemui seusai menjadi pembicara dalam acara Short Course 'Menekan Kaderisasi Pelaku Terorism di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3/2014).

"Iya (Pada Pemilu rawan aksi teroris). Semua daerah berpotensi, tidak ada daerah yang aman," kata Ansyad.

Dikatakan Ansyad bahwa keinginan kelompok teroris yang ada di Indonesia agar Pemilu gagal. Hal itu gejalanya sudah terlihat dimana dibeberapa tempat ada demo tidak setuju dengan demokrasi.

"Tujuannya mereka ingin agenda politik mendirikan negara sendiri berdasarkan apa yang mereka yakini," ungkapnya.

Untuk itu, masyarakat harus waspada, jangan sampai terpengaruh dengan faham-faham radikal. "Mari kita dukung dan bekerja sama dengan aparat," ucapnya. (Adi Suhendi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×