kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.067   29,58   0,49%
  • KOMPAS100 792   4,26   0,54%
  • LQ45 601   -0,98   -0,16%
  • ISSI 210   3,11   1,50%
  • IDX30 340   -0,60   -0,17%
  • IDXHIDIV20 422   -0,84   -0,20%
  • IDX80 90   0,41   0,45%
  • IDXV30 115   0,71   0,62%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

BNPB: Pengungsi korban banjir mencapai 50.000 jiwa


Minggu, 20 Januari 2013 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Simak cara download video Instagram, mudah diikuti tanpa aplikasi tambahan


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Lonjakan pengungsi korban banjir di Jakarta hingga hari Sabtu (19/1/2013) sudah mencapai 50.000 jiwa. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Syamsul Maarif saat memberikan laporan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (20/1/2013) di Gor Otista yang menjadi salah satu tempat pengungsian di Jakarta Timur.

"Lonjakan pengungsi terjadi sejak kemarin. Sejak Jumat lalu pengungsi mencapai 19.000 jiwa, dan sejak Sabtu kemarin pengungsi mencapai 50.000 jiwa di seluruh titik banjir di Jakarta," kata Syamsul di Gor Otista, Minggu (20/1/2013).

Selain itu Syamsul juga memaparkan, jumlah korban jiwa yang meninggal akibat banjir yang melanda Jakarta sejak lima hari lalu berjumlah 19 orang. Penyebab meninggalnya 19 orang itu diantara lain karena sakit, hanyut, tersengat listrik, jatuh dan tenggelam.

Jumlah korban banjir tersebut lebih banyak daripada tahun 2007 lalu yang mencapai 8 orang korban yang meninggal dunia. Hingga saat ini terdapat 121 titik pengungsian di seluruh Jakarta, dan banyak diantara pengungsi membutuhkan bantuan makanan, obat-obatan, pakaian, dan fasilitas MCK. (Firly Anugrah Putri/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×