kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BNPB: Pengungsi korban banjir mencapai 50.000 jiwa


Minggu, 20 Januari 2013 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Simak cara download video Instagram, mudah diikuti tanpa aplikasi tambahan


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Lonjakan pengungsi korban banjir di Jakarta hingga hari Sabtu (19/1/2013) sudah mencapai 50.000 jiwa. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Syamsul Maarif saat memberikan laporan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (20/1/2013) di Gor Otista yang menjadi salah satu tempat pengungsian di Jakarta Timur.

"Lonjakan pengungsi terjadi sejak kemarin. Sejak Jumat lalu pengungsi mencapai 19.000 jiwa, dan sejak Sabtu kemarin pengungsi mencapai 50.000 jiwa di seluruh titik banjir di Jakarta," kata Syamsul di Gor Otista, Minggu (20/1/2013).

Selain itu Syamsul juga memaparkan, jumlah korban jiwa yang meninggal akibat banjir yang melanda Jakarta sejak lima hari lalu berjumlah 19 orang. Penyebab meninggalnya 19 orang itu diantara lain karena sakit, hanyut, tersengat listrik, jatuh dan tenggelam.

Jumlah korban banjir tersebut lebih banyak daripada tahun 2007 lalu yang mencapai 8 orang korban yang meninggal dunia. Hingga saat ini terdapat 121 titik pengungsian di seluruh Jakarta, dan banyak diantara pengungsi membutuhkan bantuan makanan, obat-obatan, pakaian, dan fasilitas MCK. (Firly Anugrah Putri/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×