kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BNPB: Erupsi Gunung Kelud akan mereda


Jumat, 14 Februari 2014 / 08:31 WIB
BNPB: Erupsi Gunung Kelud akan mereda
ILUSTRASI. Jujutsu Kaisen Season 2 Bakal Mengadaptasi Dua Arc, Termasuk Shibuya Incident


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi aktivitas erupsi Gunung Kelud, di Kediri Jawa Timur akan mengalami penurunan. Walau demikian, masyarakat sekitar tetap diminta waspada.

Menurut Kepala BNPB, Syamsul Maarif, erupsi memang masih berlangsung, namun terjadi penurunan. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) memprediksi tidak akan terjadi erupsi besar lagi seperti erupsi yang terjadi pada Kamis (13/2) pukul 23.30 WIB. Erupsi pertama terjadi Pukul 22.50 WIB. Kemudian disusul erupsi besar pukul 23.30 WIB. "Stasiun PVMBG di radius 7 km masih berfungsi," kata Samsul dalam keterangan resmi, Jumat, (14/2).

Samsul menegaskan informasi situasi penanganan erupsi Gunung Kelud telah dilaporkan secara langsung kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) di lokasi pengungsian sementara di Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang berjarak 15 km dari puncak Gunung Kelud.

"Presiden sendiri pada Jumat (14/2) pukul 06.05 WIB tadi memberikan arahan agar BNPB mendampingi Pemerintah Kabupaten Blitar, Kediri dan Malang.  Selain itu kami diminta memastikan kepada PVMBG apakah letusan ini yang terbesar atau akan ada letusan berikutnya," ujar Samsul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×