CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BNPB: Erupsi Gunung Kelud akan mereda


Jumat, 14 Februari 2014 / 08:31 WIB
ILUSTRASI. Jujutsu Kaisen Season 2 Bakal Mengadaptasi Dua Arc, Termasuk Shibuya Incident


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi aktivitas erupsi Gunung Kelud, di Kediri Jawa Timur akan mengalami penurunan. Walau demikian, masyarakat sekitar tetap diminta waspada.

Menurut Kepala BNPB, Syamsul Maarif, erupsi memang masih berlangsung, namun terjadi penurunan. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) memprediksi tidak akan terjadi erupsi besar lagi seperti erupsi yang terjadi pada Kamis (13/2) pukul 23.30 WIB. Erupsi pertama terjadi Pukul 22.50 WIB. Kemudian disusul erupsi besar pukul 23.30 WIB. "Stasiun PVMBG di radius 7 km masih berfungsi," kata Samsul dalam keterangan resmi, Jumat, (14/2).

Samsul menegaskan informasi situasi penanganan erupsi Gunung Kelud telah dilaporkan secara langsung kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) di lokasi pengungsian sementara di Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang berjarak 15 km dari puncak Gunung Kelud.

"Presiden sendiri pada Jumat (14/2) pukul 06.05 WIB tadi memberikan arahan agar BNPB mendampingi Pemerintah Kabupaten Blitar, Kediri dan Malang.  Selain itu kami diminta memastikan kepada PVMBG apakah letusan ini yang terbesar atau akan ada letusan berikutnya," ujar Samsul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×