kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BMKG: Kalau dua jam tidak ada perubahan, peringatan dini tsunami biasanya dicabut


Jumat, 02 Agustus 2019 / 19:58 WIB
BMKG: Kalau dua jam tidak ada perubahan, peringatan dini tsunami biasanya dicabut


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan tsunami untuk kawasan Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung pasca gempa berkekuatan 7,4.

Kapus Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam wawancara dengan Kompas TV, Jumat malam (2/8), belum bisa memastikan sampai kapan peringatan dini tsunami tersebut akan berlangsung.

Baca Juga: Gempa magnitudo 7,4, beberapa daerah ini berpotensi tsunami

Namun biasanya, kalau sampai dua jam tidak ada perubahan, peringatan dini tsunami akan dicabut. "Kami meminta masyarakat menjauhi pantai sampai diakhiri peringatan dini tsunami," kata Rahmat.

Salah satu warga Sumur, Lebak, Banten, Ibu Nyai yang juga dihubungi Kompas TV menuturkan, masyarakat Sumur sudah menuju dataran tinggi dan tidak ada yang di pinggir pantai. "Begitu gempa terasa, warga langsung berhamburan keluar, karena kami masih taruma," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×