kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.898   28,00   0,16%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Blue Bird: Perampokan taksi putih, kriminal murni


Selasa, 16 Desember 2014 / 11:12 WIB
ILUSTRASI. Marak terjadi dalam dunia digital, kenali apa itu revenge porn, bagaimana hal tersebut bisa terjadi, dampak, dan cara mengatasi situasinya.


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Humas Blue Bird membantah ada unsur persaingan bisnis taksi dalam kasus perampokan yang melibatkan taksi warna putih, mirip taksi Express. 

Menurut Kepala Humas Blue Bird Group Teguh Wijayanto, dalam kasus itu tidak ada unsur kesengajaan dan persaingan bisnis. "Itu kriminal murni," katanya kepada KONTAN, Selasa (16/12). Atas kejahatan itu, pihaknya segera menonaktifkan tersangka yang merupakan pengemudi Blue Bird. 

Selain menonaktifkan pengemudi yang terlibat, Blue Bird juga akan memperketat sistem dan pengawasan kepada seluruh armada taksinya. Selain menjalankan rekruitmen pengemudi yang ketat, penggunaan GPS, pengawasan operasional juga dilakukan. Hal ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat kepada angkutan umum kembali, jangan sampai kejadian ini mempengaruhi bisnis taksi secara umum. 

Menurutnya pengawasan operasional di perusahaannya sudah sangat ketat. Terlihat dari kewajiban seluruh armadanya untuk kembali ke pool setiap hari. "Di pool itu, setiap armada di cek, apakah ada perubahan atau modifikasi," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×