kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BK DPR: Tingkat kehadiran anggota semakin turun


Kamis, 13 Februari 2014 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Kapal nelayan Filipina berlayar di kawasan Scarborough Shoal, Laut China Selatan, yang disengketakan dengan China.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Kehormatan (BK) DPR mengaku prihatin dengan tingkat kehadiran anggota DPR. Wakil Ketua BK Siswono Yudhohusodo mengatakan mendekati pemilihan legislatif, banyak anggota DPR yang tidak mengikuti sidang komisi dan panitia kerja (panja).

"Tingkat kehadiran anggota makin turun. BK sudah berusaha maksimal untuk membuat tingkat kehadiran tinggi, dengan menemui pimpinan fraksi," kata Siswono di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Siswono mengatakan banyak anggota yang melakukan absensi sidang tapi kehadirannya tidak terlihat. "Kita adakan finger print, juga tidak bisa," imbuhnya.

Ia mengatakan setiap fraksi di DPR juga melakukan absensi kepada anggotanya. Apalagi terdapat agenda fraksi setiap hari Jumat. "Jadi absennya sama fraksi. tapi teryata tingkat absensi juga turun. Penyebabnya aturan kita sendiri," katanya.

Politisi Partai Golkar itu menuturkan sesuai UU MD3 disebutkan anggota mangkir sidang enam kali berturut-turut akan diberhentikan.

"Tapi absen sekali hingga lima kali, masuk sekali dia tidak melanggar. Makanya, BK usul diubah yang lebih 25 persen, dari satu masa sidang. Angka 25 persen masih bisa diperdebatkan," tuturnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×