kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

BIN: Samadikun ditangkap, bukan menyerahkan diri


Senin, 18 April 2016 / 08:16 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Intelejen Negara (BIN) menyatakan, Samadikun Hartono, Dirut Bank Modern yang menjadi buronan dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ditangkap, tidak menyerahkan diri. Proses penangkapan tersebut kata Kepala BIN Sutiyoso, dilakukan melalui kerjasama BIN dengan aparat China.

Kerjasama penangkapan itu bermula saat dia diundang oleh pemerintah China menjadi pembicara dalam dialog tentang terorisme. Saat menjadi pembicara itulah, dia berkoordinasi dengan aparat keamanan China untuk menangkap Samadikun Hartono.

"Jadi ditangkap berdasar informasi intelijen, kalau menyerahkan diri sudah sejak beberapa tahun lalu," katanya melalui sebuah rekaman dari Jerman yang dikirim Biro Pers Istana Kepresidenan Senin (18/4).

Sutiyoso mengatakan, setelah koordinasi tersebut, BIN bersama dengan aparat China terus memantau pergerakan Samadikun Hartono. Hingga akhirnya dengan perhitungan yang matang, 14 April Samadikun ditangkap di Shanghai, China.

Sutiyoso mengatakan, saat ini Samadikun dalam kondisi sakit. Pihaknya, telah meminta bantuan kepada pemerintah China untuk merawatnya.

"Untuk pemulangan akan segera dilakukan dan perlu waktu," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×