kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.888   30,00   0,17%
  • IDX 6.084   -33,06   -0,54%
  • KOMPAS100 792   -2,24   -0,28%
  • LQ45 597   -2,49   -0,41%
  • ISSI 211   -2,50   -1,18%
  • IDX30 338   -1,18   -0,35%
  • IDXHIDIV20 413   -2,12   -0,51%
  • IDX80 90   -0,39   -0,44%
  • IDXV30 111   -0,84   -0,75%
  • IDXQ30 108   -0,49   -0,45%

BI: Uang Beredar Pada April 2024 Capai Rp 8.928,0 Triliun, Tumbuh 6,9%


Senin, 27 Mei 2024 / 10:44 WIB
BI: Uang Beredar Pada April 2024 Capai Rp 8.928,0 Triliun, Tumbuh 6,9%
ILUSTRASI. BI mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2024 mengalami pertumbuhan. KONTAN/Baihaki/12/03/2024  


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI)  mencatat, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2024 mengalami pertumbuhan jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Asisten Gubernur BI Erwin Haryono menjelaskan, posisi M2 pada April 2024 tercatat sebesar Rp 8.928,0 triliun atau tumbuh sebesar 6,9% year on year (yoy). Akan tetapi, pertumbuhan M2 ini sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 7,2% yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 5,5% yoy dan uang kuasi sebesar 8,5% yoy,” tutur Erwin dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/5).

Baca Juga: Dana Mengendap pada Uang Elektronik Bank KBMI IV Kian Gendut

Adapun perkembangan M2 pada April 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat.

Penyaluran kredit pada April 2024 tumbuh sebesar 12,3% yoy, meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,9% (yoy).

Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 25,8% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2024 sebesar 17,9% yoy.

“Kemudian, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1% yoy, stabil dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya,” ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×