kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BI sebut banyak produk impor masuk lewat e-commerce, begini respons Tokopedia


Minggu, 20 Oktober 2019 / 19:59 WIB
ILUSTRASI. andy.dwijayanto@kontan.co.id-Andy Dwijayanto / KONTAN. Kantor Tokopedia


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Hingga saat ini, Nuraini mengaku sudah ada 200 juta lebih produk lokal yang terdaftar di Tokopedia, termasuk milik kreator lokal.

Produk-produk tersebut ada yang sudah memenuhi Strandard Nasional Indonesia (SNI). Hanya saja, pihaknya tidak bisa membagikan data mengenai jumlah produk yang sudah memenuhi standard SNI.

Selain itu, Nuraini juga mengungkapkan bahwa Tokopedia akan terus berupaya untuk membantu para pedagang kecil untuk memasarkan produknya lewat platform mereka.

Baca Juga: OVO ingin layani bisnis keuangan hingga asuransi dan wealth management

Ini juga merupakan salah satu bentuk e-commerce tersebut untuk mendukung produk dalam negeri dan juga pasar dalam negeri.

Hingga saat ini, Tokopedia sudah merengkuh lebih dari 6,4 juta pedagang kecil di Indonesia untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas lewat platform tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×