kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

BI ramal neraca dagang Oktober surplus US$ 1 M


Selasa, 15 November 2016 / 10:12 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksi neraca perdagangan Oktober 2016 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini akan mencatat surplus, melanjutkan surplus yang terjadi sejak awal tahun.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi Moenter Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan, pihaknya memperkirakan surplus neraca perdagangan bulan lalu bisa mencapai sekitar US$ 1 miliar.

Dia menjelaskan, kinerja impor bulan Oktober lalu mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. "Impor nonmigas membaik," kata Juda kepada KONTAN, Selasa (15/11).

Tak hanya impor, Juda juga bilang, eskpor bulan lalu mengalami perbaikan. Hal tersebut didorong oleh peningkatan harga sejumlah komoditas. Ia juga mengatakan, impor bulan lalu mengalami perbaikan.

"Harganya naik sekarang, luar biasa itu. Batubara kenaikannya di Oktober saja lebih dari 20%," kata Juda akhir pekan lalu.

Sebagai perbandingan, kinerja ekspor dan impor September 2016, masih menunjukkan pelemahan. BPS mencatat surplus neraca perdagangan September 2016 mencapai US$ 1,22 miliar.

Surplus tersebut lantaran nilai impor September 2016 tercatat US$ 11,3 miliar turun 8,78% dibanding bulan sebelumnya dan turun 2,26% year on year (YoY). Sementara nilai ekspor September 2016 sebesar US$ 12,51 miliar turun 1,84% dibanding bulan sebelumnya dan turun 0,59% YoY.

Penurunan impor tersebut terjadi karena penurunan pada impor barang konsumsi, barang modal yang masing-masing, dan bahan baku atau penolong yang masing-masing sebesar 15,16%, 11,98%, dan 7,42% dibanding bulan sebelumnya.

Sementara penurunan ekspor terjadi karena penurunan ekspor perhiasan dan permata; bijih-bijihan berminyak; mesin-mesin atau pesawat mekanik; bijih, kerak dan abu logam; dan barang-barang rajutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×