kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

BI proyeksi CAD 2016 di bawah US$ 17 miliar


Minggu, 22 Januari 2017 / 16:25 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Lebih tingginya surplus neraca perdagangan tahun lalu mendorong perbaikan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) 2016.

Bank Indonesia (BI) memproyeksi, CAD tahun lalu berada di bawah US$ 17 miliar atau 1,8% dari produk domestik bruto (PDB).

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, surplus neraca perdagangan tahun lalu sebesar US$ 8,78 miliar yang lebih tinggi US$ 1,11 miliar dibanding tahun 2015 disebabkan oleh kinerja ekspor yang lebih baik karena peningkatan harga komoditas.

"Kami lihat bahwa CAD defisitnya berkurang sekarang di bawah US$ 17 miliar di 2016. Ini menunjukkan kondisi yang lebih baik, kelihatan CAD itu dikisaran 1,8% dari PDB di 2016," kata Agus, Jumat (20/1).

Perkiraan CAD 2016 tersebut lebih baik dibanding tahun sebelumnya. BI mencatat, CAD 2015 sebesar US$ 17,8 miliar atau 2,06% dari PDB.

Menurut Agus, defisit transaksi berjalan tahun lalu juga lebih baik dibanding tahun 2013 silam, bersamaan dengan terjadinya tapering oleh Amerika Serikat (AS).

Saat itu, CAD Indonesia tercatat sangat tinggi sebesar US$ 28,5 miliar atau 3,26% PDB. "Ini perlu dijaga komitmennya," tambah dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×