kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

BI prediksi ekonomi turun di kuartal dua dan tiga 2020 serta tumbuh 6,6%-7,1% di 2021


Kamis, 30 April 2020 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 dapat mencapai sekitar 2,3%.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 dapat mencapai sekitar 2,3%.

Perry Warjiyo, Gubernur BI menjelaskan setelah diperkirakan pertumbuhan ekonomi tumbuh 4,3% pada kuartal pertama 2020, dampak dari wabah pandemik Covid-19 nantinya akan paling terasa pada kuartal kedua 2020 dan kuartal ketiga 2020 dengan penurunan 0,4% dan 1,2%.

“Baru kemudian membaik pada triwulan IV-2020 dengan pertumbuhan 3,1%,” katanya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR, Kamis (30/4).

Baca Juga: BI: Kurs rupiah akan berada di level Rp 14.900 - Rp 15.300 per dolar AS pada 2021

Covid-19 juga memberikan dampak mendalam pada pertumbuhan konsumsi swasta dan investasi serta kontraksi pada ekspor dan impor.

Perry juga menyampaikan prediksinya terkait pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 akan meningkat tinggi mencapai sekitar 6,6%-7,1% dengan asumsi defisit fiskal sebesar 3,4% PDB.

Tingginya Pertumbuhan ekonomi tahun 2021 akan dipengaruhi oleh besarnya stimulus fiskal pemerintah sekitar 3,1% sampai 4,0% dari PDB, kemajuan dari program restrukturisasi kredit dan dunia usaha serta dampak tunda ekspansi Bank Indonesia tahun 2020 untuk pemulihan ekonomi dari Covid-19.

Baca Juga: Menkeu proyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama masih di atas 4%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×