kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 2.396,5 Triliun pada Maret 2026


Rabu, 08 April 2026 / 19:19 WIB
BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 2.396,5 Triliun pada Maret 2026
ILUSTRASI. Bank Indonesia mencatat posisi uang primer atau M0 Adjusted mencapai Rp2.396,5 triliun pada Maret 2026. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia mencatat posisi uang primer atau M0 Adjusted mencapai Rp2.396,5 triliun pada Maret 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, M0 tersebut tumbuh 13,3% secara tahunan (year on year/yoy), namun melambat dibandingkan pertumbuhan posisi M0 bulan sebelumnya yang tumbuh 18,3% yoy.

“Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 41,8% yoy dan uang kartal yang diedarkan sebesar 8,6% yoy,” tutur Denny dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Prabowo Akan Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Kamis (9/4)

Berdasarkan faktor yang mempengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).

Sebagai informasi, M0 Adjusted merupakan indikator uang primer yang telah disesuaikan untuk mengisolasi pengaruh penurunan giro bank di BI akibat kebijakan insentif likuiditas. Dengan demikian, indikator ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi likuiditas riil di perekonomian.

Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Punya Posisi Strategis untuk Jalur Energi Asia

Sejak Januari 2025, Bank Indonesia secara resmi menyertakan indikator M0 Adjusted dalam laporan likuiditas moneter. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akurasi dalam memantau perkembangan likuiditas, terutama setelah penerapan kebijakan insentif likuiditas bagi sektor perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×