kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 2.396,5 Triliun pada Maret 2026


Rabu, 08 April 2026 / 19:19 WIB
BI: Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi Rp 2.396,5 Triliun pada Maret 2026
ILUSTRASI. Bank Indonesia mencatat posisi uang primer atau M0 Adjusted mencapai Rp2.396,5 triliun pada Maret 2026. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia mencatat posisi uang primer atau M0 Adjusted mencapai Rp2.396,5 triliun pada Maret 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, M0 tersebut tumbuh 13,3% secara tahunan (year on year/yoy), namun melambat dibandingkan pertumbuhan posisi M0 bulan sebelumnya yang tumbuh 18,3% yoy.

“Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 41,8% yoy dan uang kartal yang diedarkan sebesar 8,6% yoy,” tutur Denny dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Prabowo Akan Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Kamis (9/4)

Berdasarkan faktor yang mempengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).

Sebagai informasi, M0 Adjusted merupakan indikator uang primer yang telah disesuaikan untuk mengisolasi pengaruh penurunan giro bank di BI akibat kebijakan insentif likuiditas. Dengan demikian, indikator ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi likuiditas riil di perekonomian.

Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Punya Posisi Strategis untuk Jalur Energi Asia

Sejak Januari 2025, Bank Indonesia secara resmi menyertakan indikator M0 Adjusted dalam laporan likuiditas moneter. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akurasi dalam memantau perkembangan likuiditas, terutama setelah penerapan kebijakan insentif likuiditas bagi sektor perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×