kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

BI perkirakan terjadi deflasi 0,11% pada Juni 2021


Jumat, 18 Juni 2021 / 20:13 WIB
ILUSTRASI. Warga membeli kebutuhan pangan di sebuah ritel pusat perbelanjaan di Jakarta,,KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan harga pada Juni 2021 diperkirakan mengalami penurunan harga (deflasi). 

Berdasarkan survei pemantauan harga hingga minggu ketiga JUni 2021, deflasi diperkirakan sebesar 0,11% mom. 

“Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2021 secara tahun kalender sebesar 0,79% ytd dan secara tahunan sebesar 1,38% yoy,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (18/6). 

Erwin memerinci, penyumbang utama deflasi Juni 2021 yaitu komoditas cabai merah yang turun 0,09% mom, daging ayam ras turun 0,08% mom, tarif angkutan antarkota turun 0,06% mom, dan cabai rawit 0,04% mom. 

Baca Juga: Dorong pemulihan ekonomi, BI tetapkan enam langkah kebijakan

Selain itu, ada juga komoditas bawang merah yang turun 0,02% mom, serta daging sapi, kelapa, tomat, dan udang basah yang masing-masing turun sebesar 0,01% mom. 

Sebaliknya, ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga (inflasi), antara lain telur ayam ras sebesar 0,04% mom, emas perhiasan sebesar 0,03% mom, serta minyak goreng, sawi hijau, nasi dengan lauk, dan rokok kretek filter masing-masing turun 0,01% mom. 

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesai dari waktu ke waktu. 

Tak hanya itu, BI akan memperkokoh langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Selanjutnya: Bank Indonesia (BI) diprediksi bakal mengerek suku bunga acuan pada 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×