kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

BI perkirakan ekonomi 2021 bisa tumbuh hingga 5,1%, berikut komponen pembentuknya


Senin, 07 Juni 2021 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Selasa (24/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/07/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 berada di kisaran 4,1% hingga 5,1% setelah pada keseluruhan tahun lalu, pertumbuhan tercatat minus 2,07%. 

Capaian pertumbuhan ekonomi pada tahun ini didorong oleh perbaikan pertumbuhan komponen-komponennya, seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, investasi, juga ekspor dan impor. 

Dari draf yang diterima Kontan.co.id, bank sentral memperkirakan konsumsi rumah tangga pada keseluruhan tahun 2021 tumbuh di kisaran 3,1% hingga 4,1%. Tentu saja ini membaik dari capaian pada tahun 2020 yang tumbuh minus 2,63%. 

Baca Juga: Rencana penerapan pajak karbon dinilai bisa membuat iklim investasi batubara memburuk

Konsumsi pemerintah yang pada tahun 2020 berhasil tumbuh positif 1,94%, pada tahun 2021 digadang mampu meroket ke kisaran 4,5% hingga 5,5%. 

Komponen investasi diperkirakan tumbuh di kisaran 3,5% hingga 4,5% setelah pada tahun 2020 tumbuh negatif 4,95%.

Pun ekspor diperkirakan tumbuh tinggi di kisaran 7,1% hingga 8,1% setelah pada tahun 2020 terkontraksi 7,70% dan impor diprediksi tumbuh di kisaran 6,1% hingga 7,1% setelah terperosok 14,71% pada tahun lalu. 

Sementara pada tahun 2022, bank sentral optimistis pertumbuhan ekonomi akan kembali meningkat dan berada di kisaran 4,8% hingga 5,3%. 

Selanjutnya: Bank Mandiri memprediksi cadangan devisa naik hingga US$ 1 miliar pada Mei 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×