kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BI pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 jadi 3,2% - 4%


Rabu, 24 November 2021 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2021.

Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi  di tahun ini hanya berada dalam kisaran 3,2% - 4%. Proyeksi ini lebih rendah dari perkiraan awal bank sentral, yang sebesar 3,5%-4,3% di sepanjang 2021.

Meski begitu, Perry menunjukkan optimisme untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 yang bisa tumbuh lebih tinggi dari tahun ini. Bahkan, Perry, memperkirakan pertumbuhan ekonomi di tahun depan bisa lebih tinggi dari perkiraan semula.

“Ekonomi sudah pulih pada tahun 2022, insya Allah pertumbuhan akan lebih tinggi mencapai 4,7% hingga 5,5% di 2022,” jelas Perry, dalam Pertemuan Tahunan BI (PTBI), Rabu (24/11).

Baca Juga: Respons Gubernur BI pasca Fitch Ratings pertahankan peringkat utang Indonesia di BBB

Asal tahu saja, sebelumnya Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 ada di kisaran 4,6%-5,4%.

Pertumbuhan yang kuat tersebut masih didorong oleh kinerja ekspor, ditambah dengan peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga dan juga investasi.

Ini merupakan buat dari pembukaan sektor-sektor ekonomi prioritas, progres vaksinasi yang meningkat, serta stimulus kebijakan yang terus diberikan oleh otoritas.

Selanjutnya: Sri Mulyani kerek batas atas tarif PBB-P2 jadi 0,5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×