kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

BI nyatakan kondisi ekonomi saat ini tidak seburuk 2008


Senin, 08 Agustus 2011 / 19:12 WIB
BI nyatakan kondisi ekonomi saat ini tidak seburuk 2008
ILUSTRASI. Hati-hati, ini tanda-tanda orang tua narsistik yang perlu diketahui.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bank Indonesia menyatakan, kondisi saat ini belum seburuk krisis tahun 2008 kendati ada krisis utang Eropa dan penurunan peringkat surat utang Amerika Serikat.

Menurutnya, gejolak yang terjadi saat ini belum banyak berimbas di seluruh sektor. "Belum, situasi belum buruk bener," kata Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution seusai rapat bersama Presiden di kantor Presiden, Senin (8/8).

Darmin mengungkapkan banyak faktor yang dapat dipakai sebagai indikator krisis ekonomi. Dia menyebutkan seperti nilai tukar rupiah dan capital outflow.

Mantan Direktur Jenderal Pajak ini bilang, nilai tukar rupiah terhadap dollar masih menguat. Menurutnya, penguatan tersebut masih bisa diterima. "Capital outflow dimana belum terjadi outflow yang besar. Kenapa kalian anggap situasi sudah berat," tanyanya kepada wartawan.

Tak hanya itu, Darmin mengatakan, rasio utang terhadap produk domestik bruto masih kecil. Menurutnya, rasio utang terhadap produk domestik bruto Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan negara lain yakni tercatat 25,5% per Mei lalu. "Sehingga dilihat segi utang, negara tidak perlu dikhawatirkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×