CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

BI masih menilai wajar perang suku bunga deposito di perbankan


Jumat, 18 Januari 2019 / 16:04 WIB

BI masih menilai wajar perang suku bunga deposito di perbankan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perebutan dana masyarakat di pasar keuangan kian sengit. Apalagi pasca tingkat suku buga acuan Bank Indonesia (BI) naik ke level 6%. Bank mulai menaikkan bunga deposito untuk menarik dana masyarakat mengalir.

Pihak BI menilai situasi tersebut sesuatu yang wajar, yakni bank melakukan  perang suku bunga deposito. "Wajar kalau suku bunga deposito merespon lebih cepat, karena memang funding dari perbankan itu retail," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo, Jumat (18/1).

Apalagi, saat BI melonggarkan likuiditas, aliran modal asing malah keluar atau terjadi outflow. Sehingga ada pengurangan likuiditas rupiah dan menyebabkan funding bank yang berasal dari luar negeri berkurang.

"Namun, suku bunga kredit memang tidak naik terlalu tinggi karena bank-bank lebih banyak meningkatkan efisiensi," jelas Perry.

Perbankan mengurangi spread antara suku bunga deposito dan kredit. Perry merinci suku bunga kredit untuk korporasi 10%, konsumsi 11% sedangkan untuk investasi di bawah 10%.

BI memastikan akan terus menjaga likuiditas di pasar uang tetap cukup. BI dan OJK akan terus berkoordinasi memantau industri dan individu agar likuiditas tetap cukup.


Reporter: Benedicta Prima
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0027 || diagnostic_web = 0.2339

Close [X]
×