kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BI kerek bunga acuan, Project Consultant ADB: Ini langkah antisipasi hadapi tekanan


Kamis, 15 November 2018 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Pemaparan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6%.

Project Consultant Asian Development Bank Institute Eric Sugandi menganggap, langkah yang diambil oleh BI merupakan langkah antisipasi untuk menghadapi tekanan terhadap rupiah jika Fed fund rate (FFR) naik di Desember tahun ini. "Ini juga memberi sinyal ke market kalau BI ahead of the curve," tutur Eric kepada Kontan.co.id, Kamis (15/11).

Eric menambahkan, jika nantinya menjelang kenaikan FFR tekanan terhadap rupiah semakin besar, masih ada kemungkinan BI menaikkan BI 7-DRRR di bulan depan. Eric memperkirakan, bila hal tersebut terjadi, BI mungkin akan menaikkan suku bunganya sekitar 25 bps.

Sementara itu, sampai dengan bulan November 2018 ini BI sudah menaikkan bunga acuan sebanyak enam kali atau sebesar 175 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×