CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

BI: Jaga inflasi, tarif transportasi harus turun


Jumat, 01 April 2016 / 19:31 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meminta pemerintah memastikan tarif angkutan ikut turun supaya inflasi bisa ditekan. Bank sentral menilai, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan ada artinya selama pemerintah tidak bisa menekan penurunan tarif transportasi.

"Jika tidak, jangan harap penurunan harga BBM bisa menekan laju inflasi bulan April 2016," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat (1/4).

Menurut Mirza, harus ada kerjasama antara pemerintah dan pengusaha angkutan. "Pengusaha transportasi harus bersedia melakukan perubahan tarif," katanya.

BI memperkirakan laju inflasi tahun ini masih berada di rentang 3%-5%. Namun demikian, Mirza berharap inflasi bisa berada di bawah 4,5%. Supaya gap inflasi antara tahun 2015 lalu tidak terlalu jauh. Sebagai catatan, inflasi tahun 2015 berada di level 3,3%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×