kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: El Nino bisa mengganggu perekonomian


Rabu, 05 Agustus 2015 / 20:23 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

MANADO. Fenomena El Nino dapat mengganggu kondisi ekonomi baik di daerah maupun secara nasional, kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas.

"Selain ekonomi global yang kurang stabil, kita juga harus mewaspadai fenomena El Nino yang bisa mengganggu kondisi ekonomi," katanya di Manado, Rabu (5/8).

Menurut dia, dampak El Nino yang diperkirakan hingga akhir tahun harus segera diantisipasi, jangan sampai mempengaruhi pada pertumbuhan ekonomi negara cukup besar.

Ronald mengatakan menghadapi tantangan tersebut Bank Indonesia telah mencanangkan bauran kebijakan yang mengutamakan stabilitas ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat.

Dia mengatakan kebijakan BI senantiasa diarahkan untuk menciptakan kondisi makro ekonomi yang stabil, terutama pencapaian inflasi menuju sasaran yang ditetapkan dan menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sustainable.

Dia menjelaskan tantangan yang kita hadapi ini menjadi semakin kompleks, karena di sisi lain Indonesia juga memiliki tantangan domestik.

Selain Fenomena El Nino, perekonomian Indonesia masih diwarnai dengan pertumbuhan yang melambat, transaksi pembayaran dan fiskal mengalami defisit, kenaikan utang luar negeri.

Serta rendahnya absorbsi belanja infrastruktur dan pertumbuhan kredit yang masih rendah.

Bauran kebijakan tersebut, katanya, perlu didukung oleh penguatan pengelolaan kebijakan makro ekonomi dengan pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×