kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

BI catat likuiditas perekonomian meningkat, ini faktor yang memengaruhi


Rabu, 22 September 2021 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. BI catat likuiditas perekonomian meningkat, ini faktor yang memengaruhi


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Agustus 2021.  Bank Indonesia (BI) mencatat, M2 pada Agustus 2021 sebesar Rp 7.198,9 triliun, atau meningkat dari Rp 7.149,2 triliun pada Juli 2021. 

Meski begitu, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono melihat, pertumbuhan M2 pada Agustus 2021 yang sebesar 6,9% yoy ini lebih rendah dari 8,9% yoy pada Juli 2021. 

“Berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 pada Agustus 2021 terutama dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat,” ujar Erwin dalam laporannya, Rabu (22/9). 

Baca Juga: Saham-saham yang banyak dilepas asing saat IHSG menguat siang ini

Erwin memerinci, pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat tercatat 21,1% yoy, atau tumbuh melambat dari 38,7% yoy pada bulan sebelumnya. 

Perlambatan disebabkan oleh peningkatan kewajiban sistem moneter kepada pemerintah pusat, berupa simpanan dalam rupiah. 

Perlambatan pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat ini juga akhirnya memengaruhi pertumbuhan aktiva dalam negeri bersih yang tercatat tumbuh 7,3% yoy, lebih rendah dari 10,5% yoy pada bulan sebelumnya. 




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×