kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

BI catat likuiditas perekonomian meningkat, ini faktor yang memengaruhi


Rabu, 22 September 2021 / 12:44 WIB
ILUSTRASI. BI catat likuiditas perekonomian meningkat, ini faktor yang memengaruhi


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Agustus 2021.  Bank Indonesia (BI) mencatat, M2 pada Agustus 2021 sebesar Rp 7.198,9 triliun, atau meningkat dari Rp 7.149,2 triliun pada Juli 2021. 

Meski begitu, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono melihat, pertumbuhan M2 pada Agustus 2021 yang sebesar 6,9% yoy ini lebih rendah dari 8,9% yoy pada Juli 2021. 

“Berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 pada Agustus 2021 terutama dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat,” ujar Erwin dalam laporannya, Rabu (22/9). 

Baca Juga: Saham-saham yang banyak dilepas asing saat IHSG menguat siang ini

Erwin memerinci, pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat tercatat 21,1% yoy, atau tumbuh melambat dari 38,7% yoy pada bulan sebelumnya. 

Perlambatan disebabkan oleh peningkatan kewajiban sistem moneter kepada pemerintah pusat, berupa simpanan dalam rupiah. 

Perlambatan pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat ini juga akhirnya memengaruhi pertumbuhan aktiva dalam negeri bersih yang tercatat tumbuh 7,3% yoy, lebih rendah dari 10,5% yoy pada bulan sebelumnya. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×