kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Bulan April akan terjadi deflasi


Kamis, 17 April 2014 / 17:23 WIB
ILUSTRASI. Armada kapal penunjang bisnis minyak dan gas atau migas lepas pantai atau RIG, dan kapal tunda penarik tong kang b a t u b a r a  milik PT Rig Tenders Indonesia Tbk RIGS


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI)Agus Marto Wardojo memperkirakan akan terjadi deflasi pada bulan April 2014. Deflasi terjadi dikarenakan turunnya sejumlah harga komoditas seperti cabai, dan harga makanan lainnya.

Seperti diketahui, harga makanan alias volatile food selalu menjadi faktor yang mendorong inflasi paling besar. "Deflasi bisa membuat inflasi year on year hingga April sebesar 7,2%," ujar Agus.

Inflasi year on year April 2014 itu lebih rendah dibanding tahun 2013 lalu, yang mencapai 7,3%.Sementara pada bulan Maret lalu, menurut Badan Pusat Statistik mengalami inflasi sebesar 0,08%. Sedangkan pada bulan Februari 2014 0,26%.

Ini artinya, inflasi dalam tiga bulan terakhir terus mengalami penurunan. Agus sendiri memperkirakan hingga akhir tahun nanti inflasi akan berada di angka 4,5%. Angka tersebut sesuai target yang dibuat BI dari awal tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×