kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

BGN Buka Suara soal Dana Operasional SPPG yang Tak Cair, Ini Penyebabnya


Senin, 26 Oktober 2026 / 18:17 WIB
BGN Buka Suara soal Dana Operasional SPPG yang Tak Cair, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Penerima manfaat MBG dalam dua tahun pemerintahan Prabowo (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan penyebab dana operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak cair ke virtual account. Kondisi ini membuat sejumlah SPPG mengaku belum dapat melayani penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan pencairan dana operasional berkaitan dengan kepatuhan SPPG dalam menjalankan kewajiban administrasi dan menggunakan anggaran sesuai ketentuan.

“Pertama, karena SPPG yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan penggunaan dana harian dalam SIPGN atau Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan,” ujar Tysa dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2026).

Baca Juga: Tak Cuma Efek El Nino, Harga Cabai Selangit Efek Distribusi dan Biaya Logistik

Menurut Tysa, pelaporan penggunaan dana harian melalui SIPGN merupakan bagian dari mekanisme pertanggungjawaban keuangan. Kewajiban ini diperlukan agar penggunaan anggaran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan.

Selain pelaporan keuangan, kendala pencairan juga dapat terjadi ketika SPPG melayani penerima manfaat yang tidak sesuai dengan data yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kedua, SPPG yang bersangkutan melayani penerima manfaat MBG yang tidak sesuai dengan data SPS-2, yaitu data Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2,” lanjutnya.

Kesesuaian data penerima manfaat diperlukan untuk memastikan penyaluran MBG tepat sasaran sekaligus menjaga penggunaan anggaran tetap sesuai dengan perencanaan.

Faktor lainnya adalah pengelolaan anggaran yang tidak disiplin. BGN menyebut dana operasional dapat habis apabila penggunaannya tidak mengikuti ketentuan dan perhitungan kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya,” tutup Tysa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×