kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Besok, Presiden Jokowi pakai pesawat kepresidenan


Jumat, 07 November 2014 / 20:40 WIB
ILUSTRASI. Realisasi impor beras yang sudah tiba sebesar 350.000 ton dari total impor tahap pertama yakni 500.000 ton.ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Presiden Joko Widodo akan melakukan lawatan ke luar negeri untuk pertama kalinya mulai besok, Sabtu (8/11) selama delapan hari. Untuk perjalanan jauh itu, Jokowi memangkas jumlah rombongan untuk melakukan efisiensi anggaran.

Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan jumlah rombongan yang akan dibawa Jokowi yakni 46 orang. Jumlah itu termasuk para menteri, pasukan pengamanan presiden, hingga wartawan.

"Berbeda dengan sebelumnya, rombongan presiden hanya 46 orang. Tim advance-nya 16 orang, tim rombongan inti presiden, Ibu Negara, Paspampres hingga wartawan 46 orang," kata Andi di Istana Kepresidenan, Jumat (7/11).

Jumlah itu jauh berbeda dengan rombongan yang biasa dibawa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke luar negeri. Biasanya, untuk perjalanan internasional, SBY membawa rombongan sampai 75 orang yang terdiri dari menteri, paspampres, tim dokter, wartawan, intelijen, protokoler, hingga ajudan para menteri.

Dalam perjalanan internasional perdana itu, Jokowi akan menghadiri APEC Economic Leaders Meeting di Beijing, ASEAN Summit di Myanmar, dan G20 Leaders Summit di Brisbane, Australia. Menteri yang dibawa oleh Jokowi juga lebih sedikit dibandingkan SBY yakni Meteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil.

Perjalanan akan menggunakan pesawat kepresidenan Boeing Business Jet 2. Pesawat yang dibeli pada awal 2014 itu akan membawa rombongan kepresidenan dari Jakarta ke Beijing, Beijing-Nay Pyi Taw, Nay Pyi Taw transit di Denpasar dan kemudian ke Brisbane.

"Presiden akan kembali pada Minggu malam," imbuh Andi. (Sabrina Asril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×