kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Besok, petinggi BI membedah instrumen moneter


Rabu, 28 Agustus 2013 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Kredit tanpa agunan atau KTA dana tunai. Sri Mulyani Sebut Mulai 1 Mei 2022 Pinjol dan E-Wallet Dipungut Pajak


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) berencana untuk meninjau ulang instrumen moneter yang telah diberlakukan bank sentral. Untuk itu, petinggi BI merencanakan untuk melakukan pertemuan untuk pada hari Kamis, besok (29/8).

"Besok, kami akan berusaha meninjau perekonomian, inflasi, ekspor-impor, perbankan dan pasar keuangan," kata Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Rabu (28/8).

Selain itu, Perry bilang, BI akan meninjau ulang semua instrumen yang dimiliki BI. Mulai dari suku bunga acuan atau BI rate, nilai tukar rupiah serta pasar forex.

Sebagaimana diketahui, pertemuan yang petinggi BI itu dilakukan saat kondisi rupiah melorot. Biasanya, pertemuan yang dilakukan BI dilakukan sebulan sekali untuk memutuskan suku bunga acuan.

Pada pertemuan terakhir, 15 Agustus lalu, BI memutuskan untuk mempertahankan BI rate di posisi 6,5%. Berdasarkan agenda BI, pertemuan reguler bank sentral berikutnya ditetapkan tanggal 12 September mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×