kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.113   83,00   0,46%
  • IDX 5.886   12,32   0,21%
  • KOMPAS100 765   1,79   0,23%
  • LQ45 583   0,61   0,10%
  • ISSI 203   0,65   0,32%
  • IDX30 330   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 408   -2,34   -0,57%
  • IDX80 87   0,32   0,37%
  • IDXV30 111   -0,29   -0,26%
  • IDXQ30 106   -0,57   -0,53%

Besok, Muhammadiyah demo besar-besaran


Kamis, 11 April 2013 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Baik untuk Tumbuh Kembang Anak, Inilah 5 Manfaat Buah Naga


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Ormas, yang saat ini tengah dibahas, juga datang dari Muhammadiyah. Pimpinan ormas Islam itu, Din Syamsuddin, mengancam akan turun ke jalan bersama massa Muhammadiyah yang berjumlah puluhan ribu orang.

"Kita besok langsung turun ke jalan setelah shalat Jumat. Besar-besaran dan habis-habisan," ujarnya di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2013).

Din mengaku bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan aksi ini. Untuk itu, ia meminta agar polisi juga turut menjaga jalannya aksi penolakan ini. Aksi ini akan dilakukan di depan Gedung DPR RI.

Menurut Din, pihaknya (PP Muhammadiyah) dengan yakin dan tegas, menolak RUU Ormas untuk disahkan. Penolakan ini dilakukan karena PP Muhammadiyah menilai RUU Ormas tersebut bersifat represif.

"Aksi tersebut akan berlangsung damai di depan gedung DPR. Nanti massa akan mengadakan shalat Jumat berjamaah terlebih dahulu di depan rumah wakil rakyat itu sebelum menggelar aksi," tegasnya.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×