kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bertemu Presiden ADB, Jokowi Diskusikan Pertumbuhan Ekonomi ASEAN 2023


Kamis, 10 November 2022 / 23:36 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa, di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamboja (10/11/2022).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di sela rangkaian penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa di Hotel Sokha, Phnom Penh, Kamis, 10 November 2022.

Dalam pertemuan tersebut keduanya mendiskusikan proyeksi pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara khususnya di tahun depan, saat Indonesia menjadi Ketua ASEAN.

“Saya ingin mendengar langsung pandangan Bapak Sasakawa,” ujar Jokowi dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11).

Menurutnya, dalam laporan ADB terkait pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara, meski lebih baik dari kawasan lainnya, namun pertumbuhan tahun ini turun dari 5,1% menjadi 4,9%.

Baca Juga: Kesiapan Pasukan Pengamanan KTT G20, Luhut: Kita Semua Harus All Out

“Penurunan permintaan global akan tingkatkan laju inflasi dan instabilitas finansial di kawasan. Tentu ini harus membuat kita semua di kawasan waspada,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden ADB Masatsugu Asakawa menyampaikan selamat atas kinerja ekonomi Indonesia yang sangat baik. Selain itu, Presiden ADB juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di G20, menurutnya sejauh ini Indonesia dinilai baik dapat menavigasi G20.

Baca Juga: Tak Hadiri KTT G20 Langsung, Putin Hanya Hadir Secara Online

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×