kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Berikut infrastruktur yang rusak akibat gempa dan tsunami Sulawesi Tengah


Minggu, 30 September 2018 / 19:54 WIB
Berikut infrastruktur yang rusak akibat gempa dan tsunami Sulawesi Tengah
ILUSTRASI. Evakuasi korban di Bandara Mutiara Palu


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum merilis total nilai kerugian. Namun beberapa aksesibilitas tercatat mengalami kerusakan.

Landasan pacu Bandara Luwuk Bangai sepanjang 2.500 meter mengalami keretakan, sehingga tidak dapat digunakan. Tower lantai empat juga dikabarkan runtuh sehingga peralatan komunikasi, pemancar radio, dan radar mengalami kerusakan dan belum berfungsi.

Sedangkan Pelabuhan Pantoloan di Palu mengalami kerusakan paling parah. Quay crane pelabuhan tersebut dikabarkan roboh. Selain itu, Pelabuhan Wani dan Ogoamas terjadi kerusakan di bagian dermaga.

Sedangkan akses darat mengalami kerusakan parah. Akses menuju Palu dari Makassar maupun Gorontalo-Manado lumpuh total. Jembatan Ponulele yang menghubungkan Donggala Barat dan Donggala Timur juga roboh setelah diterjang gelombang tsunami.

Gempa di Palu pertama kali terjadi pukul 14.00 WIB berkekuatan 6 SR kedalaman 10 km. Gempa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 10 orang luka. Kemudian disusul gempa kedua pukul 17.02 WIB berkekuatan 7,4 SR di jalur sesar Palu Koro. Gempa susulan keduan ini yang berpotensi tsunami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×