kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.878   53,00   0,30%
  • IDX 6.475   73,39   1,15%
  • KOMPAS100 836   6,96   0,84%
  • LQ45 636   4,19   0,66%
  • ISSI 227   4,97   2,23%
  • IDX30 356   2,22   0,63%
  • IDXHIDIV20 433   2,89   0,67%
  • IDX80 96   0,71   0,75%
  • IDXV30 120   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   0,84   0,74%

Berawal dari latihan tembak torpedo, ini kronologi tenggelamnya KRI Nanggala-402


Minggu, 25 April 2021 / 17:52 WIB
ILUSTRASI. Heli Bell 412 EP milik Skuadron Udara 400 Wing Udara 1 Puspenerbal bermanuver di atas kapal selam KRI Nanggala-402 di Laut Jawa, Selasa (6/5/2014). ANTARA FOTO/Eric Ireng.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Di titik-titik itu, petugas menemukan sejumlah benda yang merupakan bagian dari KRI Nanggala-402. Barang-barang yang ditemukan yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye pelumas periskop kapal selam. 

Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk salat dan spons untuk menahan panas pada presroom. Benda-benda tersebut menjadi bukti otentik dan menyatakan KRI Nanggala-402 tenggelam atau isyarat subsunk

Kapal dinyatakan tenggelam setelah pencarian memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Rabu (21/4). 

"Dengan adanya bukti otentik tersebut, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," kata Yudo, Sabtu sore. 

Saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian untuk menentukan titik pasti di mana KRI Nanggala-402 tenggelam pada kedalamam 850 meter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Tenggelamnya KRI Nanggala-402, Berawal dari Latihan Perang"

Penulis: Kontributor Bali, Imam Rosidin
Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief

Selanjutnya: Terkait kondisi 53 awak KRI Nanggala-402, ini penjelasan KSAL Yudo Margono

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×