kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Belum ada WNI yang jadi korban gempa Selandia Baru


Rabu, 23 Februari 2011 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Tampilan situs Panganku, penyedia bahan pangan lokal segar. 


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan untuk sementara tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban akibat gempa yang menghentak Christchurch, Selandia Baru. Namun, pemerintah akan tetap mengawasi nama-nama korban bencana tersebut.

Data terakhir menunjukkan sebanyak 75 orang tewas akibat gempa yang terjadi kemarin. Selain itu, masih ada 300 orang hilang.

Pemerintah sudah menyampaikan ucapan belasungkawa atas bencana tersebut. "Sebagai Indonesia dan sebagai ASEAN sudah sampaikan ucapkan duka cita," kata Marty, Rabu (23/2). Terkait bantuan bencana, sejauh ini pemerintah masih menunggu kebutuhan apa saja yang diperlukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×