kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Begini Tanggapan Gubernur BI Soal Dampak Konflik di Timur Tengah Bagi RI


Selasa, 23 Januari 2024 / 15:28 WIB
Begini Tanggapan Gubernur BI Soal Dampak Konflik di Timur Tengah Bagi RI
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mengaku, konflik di Timur Tengah hingga di Laut China Selatan sudah masuk ke dalam perhatian BI. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengaku, konflik di Timur Tengah hingga di Laut China Selatan sudah masuk ke dalam perhatian BI. 

“Konflik geopolitik sudah masuk radar kami. Tidak hanya di Timur Tengah, tetapi juga di Laut China Selatan,” tegas Gubernur BI Perry Warjiyo saat menjawab pertanyaan Kontan.co.id, belum lama ini. 

Perry mengungkapkan, konflik yang terjadi tersebut berpotensi untuk memberikan dampak kepada rantai pasok global. 

Baca Juga: Perlambatan Pertumbuhan Uang Beredar Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Meski demikian, Perry menegaskan kalau hingga saat ini ia belum menemukan dampak yang dirasakan oleh Indonesia dalam waktu dekat, terutama ke perdagangan. 

Plus, Perry juga belum melihat dampaknya dalam waktu dekat terhadap inflasi Indonesia, terutama jalur inflasi impor (imported inflation). 

Akan tetapi, “Kami tetap akan waspada terhadap potensi dampaknya ke global supply chain. Juga akan tetap memperkuat pengendalian inflasi di dalam negeri,” tandas Perry. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×