kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Begini keberhasilan penerapan PSBB di Indonesia, kecuali Jawa Timur


Selasa, 12 Mei 2020 / 13:42 WIB
ILUSTRASI. Petugas menertibkan warga yang tidak menggunakan masker saat melintas di jalan Yos Sudarso, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (10/5/2020). Penertiban tersebut terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indramayu untuk memutus rantai penyebar


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berhasil menurunkan penyebaran kasus Covid-19 di sejumlah daerah.

Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat Dody Ruswandi mengatakan, hal tersebut didapatkan dari laporan gubernur masing-masing wilayah, dimana terjadi penurunan jumlah kasus tertular Covid-19 dan kasus kematian dan peningkatan jumlah kesembuhan di jumlah daerah.

Baca Juga: BNPB rekomendasikan pemberlakuan PSBB di seluruh Pulau Jawa

"Misalnya di Makassar yang lakukan PSBB, pertumbuhan kasus positif yang tadinya 70%, sekarang pertumbuhannya hanya 29% setelah 14 hari PSBB. Tingkat kesembuhan dari 16% setelah PSBB jadi 86%, angka kematian juga menurun dari 8% menjadi 5%," kata Dody dalam rapat dengar pendapat dengan komisi VIII, Selasa (12/5).

Tak hanya itu, dia pun mengatakan efektivitas PSBB di Tangerang Selatan sudah mencapai 77%. Adapun, sampai 12 Mei, jumlah kasus konfirmasi positif di Tangerang Selatan mencapai 144 kasus, bertambah 3 dari hari sebelumnya, dimana pasien sembuh mencapai 22 orang, dirawat 103 orang dan jumlah meninggal 19.

Baca Juga: Posko Larangan Mudik mulai beroperasi di jalan tol Tangerang-Merak

Sementara, jumlah Pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 561 orang, tidak bertambah dari hari sebelumnya, dimana jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 1.757 orang, bertambah 1 orang dari sebelumnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×