kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bayar Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari Penjualan Tiket, Ini Kata Ekonom


Rabu, 11 Oktober 2023 / 17:06 WIB
Bayar Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari Penjualan Tiket, Ini Kata Ekonom
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi, dari kiri, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Seskab Pramono Anung, dan Menteri BUMN Erick Thohir, memberikan keterangan usai peresmian kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Padalarang, Jawa Barat, Senin (2/10/2023).Presiden meresmikan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dinamakan Whoosh untuk dioperasionalkan secara umum. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

"Jadi artinya utang yang akan ditanggung KAI adalah utang APBN secara tidak langsung. dan ini yang dari awal dikhawatirkan karena dianggap utang yang tersembunyi," jelas Bhima. 

Secara terpisah, Vice President (VP) Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan pihaknya berkomitmen untuk bisa memenuhi kewajiban dalam hal pelunasan pinjaman melalui peningkatan kinerja bisnisnya. 

Ia juga mengatakan pelunasan pinjaman ini berasal dari beberapa bisnis KAI seperti bisnis angkutan barang, dan pengusahaan aset di luar dari penjualan tiket penumpang. 

Baca Juga: KAI Resmi Luncurkan Kereta Suite Class Compartment

"Kita berkomitmen untuk bisa memenuhi kewajibannya dalam hal penugasan pinjaman melalui peningkatan kinerja bisnisnya," kata Joni. 

Lebih lanjut, pihaknya enggan menjawab saat ditanya apakah KAI butuh PMN tambahan untuk melunasi hutang tersebut.  Selain itu, pihaknya juga masih belum bisa memperkirakan sampai kapan hutang tersebut bisa terlunasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×