kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bau tak sedap berhembus saat SBY konpres


Jumat, 23 Agustus 2013 / 18:17 WIB
ILUSTRASI. Instrumen investasi syariah bisa menjadi penyaring risiko bagi investor fundamental KONTAN/Muradi/2016/09/13


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada sore hari ini, Jumat (23/8) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar konferensi pers di halanman tengah kompleks Istana atau lebih tepatnya di halaman depan Kantor Presiden. Ia memberikan keterangan terkait krisis di Mesir dan reaksi pemerintah Indonesia atas kondisi tersebut.

Namun di tengah acara konferensi pers tersebut, bau tak sedap berhembus di tengah-tengah awak media yang tengah serius memerhatikan keterangan presiden. "Bau ya, seperti bau tahi kucing ya," bisik salah seorang reporter yang hadir dalam konferensi pers tersebut. Sementara beberapa wartawan lain mulai saling melirik karena merasa terganggu akibat bahu tak sedap tersebut.

Bau tak sedap tersebut berlangsung sekitar beberapa detik saja, kemudian situasi kembali normal. Bau tersebut diduga berasal dari pupuk organik dari para pekerja. Pasalnya, lapangan tengah antara Istana Negara dan Istana Merdeka sempat digunakan untuk acara silaturahim waktu parayaan HUT RI ke-68 beberapa hari lalu.

Nah, rumput di lapangan tengah kompleks istana tersebut sempat mengering dan saat ini tengah dirawat kembali dengan memberikan pupuk organik agar tidak layu dan mati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×