kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Baru 265 kabupaten siap terapkan kurikulum 2013


Selasa, 02 Juli 2013 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Dua saham masuk dan dua saham ditendang dari indeks IDX30.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim, menegaskan, kurikulum tahun ajaran 2013/2014 mulai diterapkan pada 15 Juli mendatang. Ia mengklaim, ada 6.325 sekolah di 265 kabupaten di 34 provinsi Indonesia sudah siap menerapkan kurikulum baru 2013/2014.

"Saat ini sudah semua provinsi siap menerapkan kurikulum 2013. Tapi dari seluruh provinsi tersebut hanya 265 kabupaten yang siap menjalankan," ujar Musliar di Istana Wakil Presiden Pada acara pengarahan kepada Peserta Pelatihan Guru Kerjasama Indonesia Heritage Foundation (IHF) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa (2/7).

Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Boediono, Wakil Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dan ratusan guru peserta pelatihan penerapan kurikulum 2013.

Musliar mengatakan, masih sedikitnya sekolah dan kabupaten yang siap menerapkan kurikulum tersebut disebabkan oleh waktu yang terbatas dalam menyosialisasikan kurikulum 2013.Selain itu, terbatasnya kemampuan pemerintah dalam menyalurkan buku-buku kurikulum 2013 di berbagai pelosok Tanah Air.

Musliar menambahkan, pemerintah pusat telah menyediakan seluruh infrastruktur pelatihan guru untuk penerapan kurikulum 2013. Mereka yang ikut dalam pelatihan tersebut, sebelumnya telah mengikuti prates untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan menjadi instruktur kurikulum 2013.

Karena itu, sampai saat ini pelatihan yang telah diberikan kepada guru-guru diharapkan bisa dijalankan di sekolah masing-masing. "Mereka telah terdidik dan sudah mendapatkan materi-materi kurikulum 2013. Diharapkan mereka nantinya menularkan kepada guru di daerah masing-masing," ujar Musliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×