kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Bapanas Catat Realisasi Anggaran hingga 30 Juni 2025 Baru 29,98% dari Pagu


Selasa, 01 Juli 2025 / 17:32 WIB
Diperbarui Selasa, 01 Juli 2025 / 17:35 WIB
Bapanas Catat Realisasi Anggaran hingga 30 Juni 2025 Baru 29,98% dari Pagu
ILUSTRASI. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat realisasi anggaran sepanjang tahun berjalan hingga 30 Juni 2025 sebesar Rp 810,4 miliar atau baru sebesar 29,98% dari total pagu yang dapat digunakan di tahun ini.

Hal tersebut diungkap Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/7).

“Adapun realisasi anggaran Badan Pangan Nasional tahun 2025 sampai dengan 30 Juni 2025 sebesar Rp 810,4 miliar atau 29,98% terhadap total pagu yang dapat digunakan,” jelas Arief.

Baca Juga: Kemenkeu Sudah Buka Blokir Anggaran K/L Rp 134 Triliun hingga Juni 2025

Dalam paparanya, Arief mencatat, pagu anggaran Bapanas yang dapat digunakan Tahun Anggaran (TA) 2025 sebesar Rp 2,70 triliun.

Adapun realisasi hingga 30 Juni 2025 digunakan untuk, program ketersediaan, akses dan konsumsi pangan berkualitas sebesar Rp 762,47 miliar. Lalu, Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 47,93 miliar.

Di samping itu, Arief mengungkapkan, terdapat anggaran TA 2025 yang masih terblokir mencapai Rp 160,9 miliar. Di mana, saat ini baru sebesar Rp 6,71 miliar yang dibuka blokirnya.

Baca Juga: Kemenkeu Mencatat Defisit APBN Capai 0,84% dari PDB hingga Juni 2025

Dia menyebutkan, anggaran pembukaan blokir sebesar Rp 6,71 miliar tersebut digunakan untuk kekurangan belanja pegawai sebesar Rp 1,84 miliar, kekurangan honor PPNPN sebesar Rp 885,5 juta dan reviu penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebesar Rp 3,98 miliar.

“Dengan demikian pagu anggaran pasca buka blokir menjadi Rp 2,85 triliun dengan sisa blokir sebesar Rp 154,18 miliar,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×