kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Banyak Pemda di Negara Lain Terlilit Utang, Sri Mulyani: Indonesia Terjaga Baik


Selasa, 11 Juni 2024 / 13:15 WIB
Banyak Pemda di Negara Lain Terlilit Utang, Sri Mulyani: Indonesia Terjaga Baik
ILUSTRASI. Masih banyak di daerah yang belum melakukan penarikan utang sehingga risiko fiskalnya relatif bisa terjaga.ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa banyak pemerintah daerah di negara lain yang memiliki utang menumpuk sehingga daerah tersebut mengalami kebangkrutan.

Sri Mulyani mencontohkan, negara latin Amerika dan Amerika Serikat menjadi negara yang pemerintah daerahnya memiliki utang jumbo sehingga mengalami bankruptcy (kebangkrutan).

"Ini berbeda sekali dengan latin Amerika di mana daerah-daerah atau pemda itu utangnya sangat besar sehingga menimbulkan kebangkrutan," ujar Sri Mulyani dalam Rapat bersama Komite IV DPD RI, Selasa (11/6).

Baca Juga: Kerek Rasio Pajak Daerah, Pemerintah Perlu Melakukan Sejumlah Hal Ini

"Bahkan di Amerika Serikat juga ada daerah-daerah yang mengalami bankcruptcy dan kemudian harus dilakukan restructuring bahkan bail out," imbuhnya.

Kendati begitu, Bendahara Negara bersyukur, Indonesia termasuk negara yang cukup baik didalam menyusun kerangka risiko fiskal lantaran masih banyak di daerah yang belum melakukan penarikan utang sehingga risiko fiskalnya relatif bisa terjaga.

"Indonesia alhamdulillah situasi dari sisi risiko fiskal pusat dan daerah itu terus kita tingkatkan dan perbaiki sehingga bisa memberikan dukungan stabilitas bagi kondisi ekonomi makro," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×