Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar
Adapun subsidi bunga yang diguyurkan bagi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LBDB) yang mencapai 30.119 debitur nilai subsidi mencapai Rp 2,8 miliar.
Ada juga Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan dengan jumlah debitur 16.803 akan diberikan subsidi bunga senilai Rp 150 miliar.
Baca Juga: Anggaran Penanganan Corona Membengkak
Kebijakan ini juga menyasar UMKM yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda) yang jumlahnya sebanyak 758.418 debitur senilai subsidi bunga sebesar Rp 148 miliar
Sementara subsidi bunga bagi petani, dan calon petani serta pengelola lahan (CPCL) dengan jumlah 5.508 debitur nilai subsidi bunganya mencapai Rp 515 juta
Baca Juga: Catat ini jadwal exemption flight domestik Garuda dari Soekarno Hatta
Sebagai gambaran stimulus subsidi bunga bagi UMKM ini, ada tiga skema:
Pertama, pengurangan pembayaran bunga selama 6 bulan bagi debitur dengan nilai kredit kurang dari Rp 500 juta yakni subsidi bunga sebesar 6% pada tiga bulan pertama, kemudian pada tiga bulan kedua subsidi bunga sebesar 3%.
Kedua, debitur dengan nilai kredit Rp 500 juta – Rp10 miliar akan diberikan subsidi bunga sebesar 3% pada bulan pertama, dan 2% pada bulan tiga bulan kedua, sehingga total selama enam bulan.
Baca Juga: Stok gula dan bawang putih berpotensi defisit
Ketiga, perbankan dan lembaga pembiayaan dapat memberikan penundaan pembayaran selama enam bulan kepada debitur.
SELANJUTNYA>>>