kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bank Indonesia Pangkas BI Rate 25 bps Jadi 6% Pada September 2024


Rabu, 18 September 2024 / 14:44 WIB
Bank Indonesia Pangkas BI Rate 25 bps Jadi 6% Pada September 2024
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan pemaparan kepada media terkait hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Selasa (21/8/2024). BI menurunkan suku bunga acuan atau BI-rate pada sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6% per September 2024.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI-rate pada sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2024.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, pemangkasan suku bunga ini sudah mempertimbangkan asesmen perkembangan dan prospek ekonomi global dan domestik.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 17-18 September 2024 memutuskan untuk menurunkan BI-rate sebesar 25 bps menjadi 6%," tutur Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (18/9).

Baca Juga: Modal Terus Bertambah, Berikut 10 Perusahaan Asuransi Jiwa dengan Ekuitas Jumbo

Adapun dengan pemangkasan suku bunga acuan ini, suku bunga deposit facility juga turun 25 bps menjadi 5,25%, dan suku bunga lending facility dipangkas 25 bps menjadi 6,75%.

Perry menambahkan, keputusan ini juga konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi tahun 2024  dan 2025 berada di kisaran 2,5% plus minus 1% sesuai sasaran BI dan pemerintah. Pun juga dengan penguatan stabilitas nilai tukar rupiah dan upaya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Kedepan, BI akan terus mencermati ruang penurunan suku bunga kebijakan sesuai dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah,  nilai tukar rupiah yang stabil dan cenderung menguat, serta    pertumbuhan ekonomi yang perlu terus didorong, agar lebih tinggi.

Baca Juga: LPEM FEB UI Perkirakan BI Pertahankan Suku Bunga Acuan pada RDG September

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×