kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Bandara Madinah Fasilitasi Bus Khusus Jemaah Haji Lansia yang Gunakan Kursi Roda


Senin, 27 April 2026 / 17:42 WIB
Bandara Madinah Fasilitasi Bus Khusus Jemaah Haji Lansia yang Gunakan Kursi Roda
Bandara Madinah fasilitasi bus khusus jemaah haji lansia yang menggunakan kursi roda. (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Di tengah upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji, perhatian khusus diberikan kepada kelompok lanjut usia agar tetap dapat beribadah dengan aman dan nyaman sejak tiba di Tanah Suci.

Fauziah Rahmaddin Kadema (62), jemaah haji dari kloter 3 Padang, tak henti mengungkapkan rasa syukur dengan wajah sumringah. Jemaah lansia ini mengapresiasi upaya petugas haji di daerah kerja (daker) bandara yang menyediakan bus khusus disabilitas untuk mengantarkannya dari terminal kedatangan menuju hotel.

“Alhamdulillah, petugas membantu memberikan fasilitas seperti ini untuk kelancaran ibadah saya,” ujar Fauziah dengan haru, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga: Bandara Soetta Bakal Layani 35.285 Jemaah Haji, Terminal 2F jadi Pusat Layanan

Dalam kesehariannya, Fauziah bergantung pada kursi roda akibat riwayat stroke yang dialaminya. Kondisinya semakin terbatas setelah ia sempat terjatuh di kamar mandi dan mengalami gangguan saraf motorik, sehingga mobilitasnya menjadi sangat terbatas.

Ia mengaku masih kesulitan untuk berdiri maupun berpindah dari kursi roda ke kendaraan. “Keluhannya belum bisa berdiri dan berjalan karena habis stroke itu. Tahun 2020 juga pernah jatuh dari kamar mandi, sehingga belum bisa beraktivitas berjalan,” kata Fauziah.

Pada musim haji 2026 ini, Fauziah berangkat bersama anaknya, Fitri Wulandari (36). Keduanya tergabung dalam kloter 3 embarkasi Padang (PDG) yang tiba di Bandara Madinah pada Minggu petang.

Fitri menyampaikan kondisi sang ibu memang sudah tidak memungkinkan untuk berdiri atau berjalan sejak mengalami stroke dan jatuh di kamar mandi. Ia bersyukur dapat mendampingi ibunya menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Fasilitas bus khusus

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daker bandara menyediakan bus khusus bagi penyandang disabilitas atau lansia yang menggunakan kursi roda.

Bus ini salah satunya untuk mengantar Fauziah ke hotel. Bus ini dirancang agar penumpang dapat naik langsung menggunakan kursi roda tanpa harus turun.

Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Ahmad Basir, menjelaskan kondisi Fauziah tidak memungkinkan menggunakan bus reguler seperti jemaah lainnya.

Baca Juga: Bus Jemaah Haji di Arab Saudi Dilengkapi WC dan Fasilitas Modern Agar Nyaman

“Beliau (Fauziah) tidak bisa dinaikkan ke dalam bus. Dengan berbagai cara sudah kita coba. Akhirnya kita mendatangkan bus khusus untuk disabilitas,” ujarnya.

Menurut Basir, langkah tersebut menjadi wujud nyata dari komitmen layanan ‘Haji Ramah Lansia dan Perempuan’ yang diusung pemerintah. Ia menegaskan, petugas akan berupaya maksimal memenuhi kebutuhan jemaah.

“Bahkan jika jemaah hanya satu orang membutuhkan layanan seperti itu, kita berusaha mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan jemaah dan fasilitas itu gratis,” kata Basir.

Kementerian Haji dan Umroh mencatat, hingga Minggu (26/4/2026) pukul 24.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jumlah kelompok terbang atau kloter yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi, sebanyak 88 kloter dengan 34.657 jumlah haji. Sementara itu, untuk data ketibaan di Madinah, sejumlah 78 kloter atau mencapai 30.611 jumlah haji.

Baca Juga: Ada Pengecekan Acak di Mekah, Jemaah Haji Diimbau Selalu Bawa Kartu Nusuk

Basir menilai tingginya jumlah jemaah lansia menjadi perhatian serius, terutama dalam pelayanan di bandara yang harus responsif terhadap kondisi mereka.

Sebagai bentuk dukungan, berbagai fasilitas disediakan, mulai dari mobil golf dan kursi roda hingga perlengkapan seperti pampers dan payung untuk menunjang kenyamanan jemaah lansia.

“Ini bagian dari ikhtiar kami agar jemaah, terutama lansia dan pengguna kursi roda, tetap terlindungi dan mendapat perhatian lebih sejak tiba di bandara,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×