CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bambang Soesatyo mundur dari pencalonan Ketua Umum Golkar, mengapa?


Rabu, 04 Desember 2019 / 06:18 WIB
Bambang Soesatyo mundur dari pencalonan Ketua Umum Golkar, mengapa?
ILUSTRASI. Wakil Koordinator Bidang (Wakorbid) Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mundur dari pencalonan ketua umum Partai Golkar pada Selasa (3/12/2019). Mundurnya Bambang Soesatyo dilakukan menjelang Musyawarah Nasional atau Munas Partai Golkar yang berlangsung pada Selasa malam ini.

Kabar ini diungkap politisi Partai Golkar yang juga ketua tim pemenangan Bambang Soesatyo, Ahmadi Noor Supit. Menurut dia, langkah ini diambil untuk mencegah perpecahan partai berlambang beringin itu.

Baca Juga: Jelang Munas, Airlangga Hartarto kembali gelar pertemuan dengan para ketua DPD

"Demi menjaga persatuan di partai, mencegah perpecahan, maka dengan kesadaran penuh, dengan sangat terpaksa demi partai, saya katakan kemudian Mas Bambang Soesatyo mengundurkan diri dari pencalonan," ucap Supit.

Sebelumnya, Bambang Soesatyo menjadi pesaing kuat bagi calon petahana yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Kubu Bambang Soesatyo juga kerap menyampaikan kritik atas mekanisme pencalonan dalam Munas Partai Golkar. Hal terakhir yang dipermasalahkan adalah mengenai surat berisi syarat dukungan 30% untuk maju sebagai ketua umum.

Baca Juga: Jelang munas, lima orang ini sudah daftar jadi bakal calon ketua umum Golkar

Supit memahami bahwa pihaknya masih memiliki dukungan besar agar Bambang Soesatyo maju sebagai calon ketua umum. Namun, langkah ini diambil agar partai beringin itu tak terbelah. "Sebagai tokoh, kader Golkar, sebagai orang yang sangat cinta kepada Golkar... tapi sekali lagi demi keutuhan partai," ucap Supit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bambang Soesatyo Mundur dari Pencalonan Ketua Umum Partai Golkar"
Penulis : Devina Halim
Editor : Bayu Galih




TERBARU

Close [X]
×