kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bahas banjir, Gubernur Jawa Barat tak hadir di DPR


Kamis, 31 Januari 2013 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Logo LinkedIn Corp. . REUTERS/Brendan McDermid TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can


JAKARTA. Komisi V DPR merasa kecewa karena Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tidak hadir dalam rapat dengar pendapat penanganan banjir. Padahal, Ketua Komisi V DPR Yasti Soepredjo Mokoagow menilai rapat tersebut sangat penting.

"Kami memang menyesalkan untuk acara sepenting ini gubernur Jawa Barat tidak hadir karena ini masalah rakyat dan ada juga kepentingan rakyat Jawa Barat yang dibahas di sini," ujar Yasti di Gedung DPR, Kamis (31/1).

Dalam rapat ini, Komisi V DPR mengundang tiga gubernur. Selain Ahmad Heryawan, Komisi V DPR juga mengundang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Gubernur Jawa Barat sendiri berhalangan hadir dan digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Ferry Suparman.

Yasti mendengar ketidakhadiran Ahmad Heryawan itu karena yang bersangkutan sedang sibuk dalam urusan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat. Menurut Yasti, urusan Pilkada adalah urusan pribadi sementara RDP ini jauh lebih penting karena menyangkut rakyat secara langsung. Karena itu, Komisi V DPR akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menegur Ahmad Heryawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×